Metode tanya jawab biasa digunakan untuk mengulang kembali pengetahuan maupun kompetensi yang sudah pernah dipelajari. Matematika sebagai sistem deduktif dalam pembelajarannya sering menggunakan pengalaman belajar yang telah lalu untuk mempelajari kompetensi baru. Metode tanya jawab sangat tepat digunakan untuk mengingat kompetensi yang telah dipelajari untuk memudahkan mempelajari kompetensi baru berikutnya.
Agar semua siswa aktif, tidak bosan maka metode tanya jawab bisa disajikan secara menarik . Dan hasilnya adalah respon siswa begitu luar biasa ketika melaksanakan pembelajaran dengan metode tanya jawab ini. Mau tahu seperti apa ....
Langkah-langkah :
Perencanaan : Analisa materi prasyarat kompetensi baru yang akan dijadikan topik tanya jawab
Menyusun materi prasyarat dikembangkan menjadi item-item pertanyaan
Pelaksanaan : - Sampaikan topik tanya jawab
- Lakukan tanya jawab klasikal ( jika diperlukan )
- Sampaikan aturan tanya jawab sbb :
1. Siswa dibagi kelompok menurut banjar ke belakang ( biasanya ada 4 banjar / kelompok)
2. Tulis tempat skor kelompok 1,2,3,4 di papan tulis
3. Aturan penskoran : Benar 100, Salah -5, tidak menjawab -50
4. Satu kelompok harus menyepakati jawaban yang sama
- Action
5. Guru menyampaikan pertanyaan
6. Siswa diberi waktu berpikir / berdiskusi kelompok
7. Guru menunjuk siswa
8. Siswa menjawab
9. Guru memberi kesempatan untuk meyakinkan siswa akan jawabannya
10.Jawaban benar atau salah tidak langsung dikonfirmasi guru benar atau salah. Mintalah pendapat kelompoknya. (semua anggota kelompok akan ikut
berfikir dan berinteraksi,berdiskusi,berargumen karena harus juga
memutuskan setuju atau tidak secara bulat sedangkan mereka sebenarnya
awalnya memiliki pendapat yang bisa jadi berbeda-beda ada yang salah ada
yang benar.Kelompok lain akan ikut sibuk juga berdiskusi tanpa dikomando )
11.Guru memberi kesempatan kelompok lain mengemukakan jawaban lain atau sama
12.Guru mengkonfirmasi jawaban yang benar dan memberi skor kelompokCatatan :
1. Pertanyaan bisa diulang secara acak
2. Perhitungkan sehingga setiap kelompok mendapat sejumlah kesempatan yang sama untuk ditunjuk
menjawab.
3. Jika siswa-siswa cenderung menjawab sendiri, potonglah dan doronglah untuk berdiskusi minta pertimbangan kelompoknya meskipun jawabannya sudah benar jangan mengkonfirmasi dulu.
Tahukah anda bahwa ada dasar teori penerapan metode tanya jawab di atas.
Jawaban yang tidak segera dikonfirmasi hal yang bisa membuat siswa memberi perhatian spontan. Psikologi Pendidikan menyatakan perhatian spontan sangat baik, lebih tahan lama daripada perhatian yang disengaja atau dikondisikan.
Ada bagian dari Model pembelajaran TGT Team Games Tournament yang sudah dimasukkan ke Metode Tanya Jawab ini. Yaitu pembentukan team (hanya saja jumlah anggota satu kelompok jauh lebih banyak karena siswa yang berpotensi minim ) dan pemberian skor kelompok sebagai pengakuan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar