A'udzubilaahi minasyaitonirojim bismillaahirrohmanirrohim
Rasanya ngga pas menulis dalam huruf latin...karena belum tahu menulis huruf arab dengan komputer.
Menjadi guru sebagai orangtua siswa,....itu sudah waktunya dibekali dengan kekayaan pengalaman rohani. Meskipun itu bukan jaminan....Mengapa,...pada akhirnya kembali ke pribadinya. Tapi berdasar pengalaman pagi ini,....pada saat seseorang berkesempatan bertemu ( atau lebih tepatnya cukup bisa satu majelis ....duhh apalagi seandainya berjarak sekian meter dari beliau ) pengaruh apa yang beliau nasehatkan, sampaikan,....masuk ke hati, pikiran hingga pembuluh darah,....masyaAlloh...Pantas saja apa2 yang sudah mereka tulis, tinggalkan untuk kita-kita apa yang mereka produksi ,... seperti lebah ....yang dikonsumsi bagus yang diproduksipun juga bagus...Tingkat kedalaman keilmuan Tauhidnya .....mantappp. Langsung kena di hati yang terdalam.
Bagaimana menyebut tempat Jahanam kepada yang sengaja menentang kebenaran sudah tahu salah malah mengajak orang lain lagi ...tegas tanpa emosi. Bagaimana mengucap Alloh Arrohman Arrohiim...merengkuh harapan yang tak kan pernah putus, serassa kita makhluk yang paling diperhatikan dan dikasihani... .Apa yang saya tulis berikut ini hanya sekedar menirukan apa-apa yang diucapkan oleh Ulama tersebut. InsyaAlloh tidak bercampur pikiran saya. Kalau itu pemikiran saya akan ada tanda kurung.
Manusia hidup diberi nikmat hidup dan diberi fasilitas hidup. Alloh membuat keputusan puasa untuk memudahkan. Puasa itu menyehatkan. Perolehannya disesuaikan kebutuhan...jangan terlalu kenyang (masyaAlloh...maknanya begitu luas ).
Syukur yang benar ada ketentuannya. Menggunakan nikmat sesuai dengan kehendak yang memberi nikmat (Alloh) Nikmat itu digunakan untuk ibadah mengabdi kepada Alloh. Ayat Alloh itu ada Ayaatul Kitaabah dan Ayaatul Qauliyah. ( Yang Kitaabah jelas AlQur'an, yang Qauliyah dari ulama tersebut dikatakan banyak sekali ayat quran yang memerintahkah berfikir namun untuk yang tidak mau tahu....dibuat dengan kalimat tanya seperti bahasa orang jawa kalau sudah keterlaluan "apakah kamu tidak mikir ?" QS. Al-Anbiyaa:10: Sungguh Kami telah turunkan kepada kalian Kitab (Al-Quran) di dalamnya ada peringatan (bagi) kalian maka afalaa ta'qiluuuun APAKAH KALIAN TIDAK MENGERTI ?
Nikmat itu yang dua adalah nikmat akal dan hati...ini menjadikan kita lebih tinggi dari makhluk lain. Makhluk lain tidak bebas ( misal malaikat persis melakukan apa yang diperintah Alloh tidak kurang tidak lebih) . sedang manusia bebas. Hati untuk menghayati dan Akal diberi kebebasan.. Nikmat ketiga adalah Hidayah. Ini hanya untuk orang yang bersedia. Sebab ada sekelompok orang yang terpedaya oleh apa-apa yang mereka ada-adakan sendiri. Ketika mereka diseru untuk kembali ke kitab Suci mereka berpaling karena mereka merasa benar sendiri. Meskipun Islam kita turunan mari kita syukuri yaitu dengan akal dan hati. Dan hidayah itu perlu diusahakan dengan kesediaan menerima.
QS:Al-Ankabuut : 68-69 terjemahan : "Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-ada terhadap Alloh kedustaan atau mendustakan kepada kebenaran ketika ( ia/kebenaran )datang kepadanya, bukankah di neraka Jahanam ada teempat tinggal bagi orang-orang kafir. (68)Dan orang-orang yang berjihad di (jalan) Kami sungguh Kami akan memberi mereka petunjuk jalan-jalan Kami dan sesungguhnya Alloh sungguh bersama orang-orang yang berbuat baik. (69)
QS: Al-Anfal:22 dan 55 terjemahan : " Sesungguhnya seburuk-buruk makhluk bergerak menurut Alloh (adalah) yang tuli (lagi) bisu (pada kebenaran) orang-orang yang tidak mengerti.(22) Sesungguhnya seburuk-buruk makhluk bergerak menurut Alloh (adalah) orang-orang yang kafir karena mereka mereka tidak beriman.(55)
QS: Ar-Ra'd : 9-10 : terjemahan : " (Dia) Maha Mengetahui (segala) yang gaib dan yang nyata Maha Besar lagi Maha Tinggi (9). sama saja di antara kalian siapa yang merahasiakan perkataan dan yang terus terang dengannya dan siapa yang ia bersembunyi pada malam hari dan yang berjalan pada siang hari (10)
QS :Ar-Ra'd:11 terjemahan : "Baginya ( manusia ) para malaikat yang mengikutinya dari arah depannya dan dari belakangnya mereka menjaganya karena perintah Alloh sesungguhnya Alloh (Dia) tidak mengubah apa-apa yang pada suatu kaum sehingga mereka mengubah apa-apa yang pada diri mereka sendiri
. apabila Alloh menghendaki pada suatu kaum suatu keburukan maka tidak ada yang dapat menolak baginya dan tidaklah bagi mereka selain-Nya pelindung.
QS ; Ibrahim :7-8 terjemahan : " Dan ingatlah ketika mengumumkan Tuhan kalian sungguh jika kalian bersyukur niscaya Aku benar-benar akan menambah (nikmat) bagi kalian dan sungguh jika kalian kafir (inkar) sungguhsungguh siksaanKu benar-benar sangat berat.(7) dan Musa berkata jika kalian inkar kalian dan siapa saja di bumi seluruhnya maka sesungguhnya Alloh sungguh Maha Kaya (lagi) Maha terpuji. "
QS : Al-Baqarah : 256 terjemahan : " Tiada paksaan (ke) dalam agama ( Islam ) jalan petunjuk sungguh telah jelas, daripada kesesatan, maka barangsiapa (ia) ingkar dengan Thagut (setan/berhala) dan (ia) yang beriman kepada Alloh maka sungguh ia telah berpegang teguh kepada tali (yang) kokoh (iman) (yang) tidak (akan) putus dan Alloh Maha Mendengar (lagi) Maha Mengetahui.
Dalam ceramahnya Ulama tersebut juga menyampaikan bahwa siapa yang taubat Alloh akan menerima kembali.....semoga Alloh memberi petunjuk di QS ayat berapa... mohon maaf keterbatasan penulis mungkin terlewatkan ketika menyimak penceramah...
SULINNUGRAHA
Minggu, 27 Maret 2016
Kamis, 24 Desember 2015
PILIHAN
"SEBAIK-BAIK KALIAN ADALAH YANG LEBIH BERTAKWA"
Bertakwa kepada siapa lagi kalau bukan dan tanpa kecuali hanya kepada Alloh dengan seyakin-yakinnya.Menunjukkan nilai manusia itu ternyata di depan Alloh. Maka dari itu pilihannya adalah bagaimana kita membaik-baikkan diri di depan Alloh...adapun pendapat orang tentang diri kita ...itu ternyata sama sekali bukan ukuran. Sekali lagi janganlah kita salah pilih...pilihlah hanya satu membaik-baikkan diri kepada Alloh....mendekat misal dengan cara melakukan ibadah dengan sebaik-baiknya secara konsisten puasa, sholat, bersedekah, berdzikir, berdoa.....Adapun pendapat sesama manusia...ach...ternyata itu tidak bisa dijadikan ukuran, Kembali hanya satu...kepada Alloh...tidak ada selain Alloh. Kalau sesama manusia itu nisbi...beberapa kali dijumpai...menurut A baik...menurut B tidak baik...tidak usah ..tinggalkan orang. Kembali hanya satu-satunya kepada Alloh...dengan menerima dengan ikhlas atas semua ketetapanNya yang baik dan yang buruk. Tidak lagi mencari tahu sebab musababnya dari manusia. Karena ssebenarnya semua itu bersumber dari Alloh,..hanya kepada Dia akan diperoleh kebenaran itu....hanya kepada Dia kita berharap memperoleh petunjuk dan berterimakasih. Maka terimakasih ya Alloh,...Engkau sudah berikan jalan bagaimana kami harus lakukan agar sehat jasmani dan rohani.
Bertakwa kepada siapa lagi kalau bukan dan tanpa kecuali hanya kepada Alloh dengan seyakin-yakinnya.Menunjukkan nilai manusia itu ternyata di depan Alloh. Maka dari itu pilihannya adalah bagaimana kita membaik-baikkan diri di depan Alloh...adapun pendapat orang tentang diri kita ...itu ternyata sama sekali bukan ukuran. Sekali lagi janganlah kita salah pilih...pilihlah hanya satu membaik-baikkan diri kepada Alloh....mendekat misal dengan cara melakukan ibadah dengan sebaik-baiknya secara konsisten puasa, sholat, bersedekah, berdzikir, berdoa.....Adapun pendapat sesama manusia...ach...ternyata itu tidak bisa dijadikan ukuran, Kembali hanya satu...kepada Alloh...tidak ada selain Alloh. Kalau sesama manusia itu nisbi...beberapa kali dijumpai...menurut A baik...menurut B tidak baik...tidak usah ..tinggalkan orang. Kembali hanya satu-satunya kepada Alloh...dengan menerima dengan ikhlas atas semua ketetapanNya yang baik dan yang buruk. Tidak lagi mencari tahu sebab musababnya dari manusia. Karena ssebenarnya semua itu bersumber dari Alloh,..hanya kepada Dia akan diperoleh kebenaran itu....hanya kepada Dia kita berharap memperoleh petunjuk dan berterimakasih. Maka terimakasih ya Alloh,...Engkau sudah berikan jalan bagaimana kami harus lakukan agar sehat jasmani dan rohani.
Selasa, 22 Desember 2015
PUASA
PUASA
Beberapa waktu yang lalu ada seorang saudara bercerita tentang alat yang bisa mengukur usia pembuluh darah seseorang itu bisa lebih tua atau sama atau lebih muda dari usia orangnya.
Saya belum pernah mencobanya. Hanya terpikir seandainya seseorang rajin puasa misal puasa dawud....tentu yang terjadi organ tubuhnya akan memperoleh istirahat cukup...termasuk pembuluh darah ini. Yang membuat saya ingin mengukur fisik saya juga. Menurut petugaas Donor darah...seseorang yang bagus berdonor itu di usia muda mulai 17 tahun itu bagus-bagusnya kualitas sel darah. Sedangkan ada pembatasan di usia 60 tahun. Saya bertanya mengapa ? Ternyata di usia tersebut sel darahnya sudah rapuh...kualitasnya sudah kurang bagus. ....Akhirnya harus disadari bahwa seiring berjalannnya usia ....tubuh kita tidaklah kekal...dia juga akan mengalami aus. Melihat hal-hal tersebut ada keinginan untuk mengukur kondisi organ tubuh orang-orang yang rajin berpuasa......
Beberapa waktu yang lalu ada seorang saudara bercerita tentang alat yang bisa mengukur usia pembuluh darah seseorang itu bisa lebih tua atau sama atau lebih muda dari usia orangnya.
Saya belum pernah mencobanya. Hanya terpikir seandainya seseorang rajin puasa misal puasa dawud....tentu yang terjadi organ tubuhnya akan memperoleh istirahat cukup...termasuk pembuluh darah ini. Yang membuat saya ingin mengukur fisik saya juga. Menurut petugaas Donor darah...seseorang yang bagus berdonor itu di usia muda mulai 17 tahun itu bagus-bagusnya kualitas sel darah. Sedangkan ada pembatasan di usia 60 tahun. Saya bertanya mengapa ? Ternyata di usia tersebut sel darahnya sudah rapuh...kualitasnya sudah kurang bagus. ....Akhirnya harus disadari bahwa seiring berjalannnya usia ....tubuh kita tidaklah kekal...dia juga akan mengalami aus. Melihat hal-hal tersebut ada keinginan untuk mengukur kondisi organ tubuh orang-orang yang rajin berpuasa......
PUASA DAN SHOLAT MALAM SANGAT BAIK UNTUK KESEHATAN LAHIR DAN BATIN
Beberapa waktu saya mengamati kesehatan yang terjadi pada saya dan ibu saya. Ibu memiliki riwayat terinfeksi penyakit yang tahapannya membutuhkan perawatan di rumah sakit (opname) berminggu-minggu dan pengobatan selama berbulan-bulan. Demikian juga secara kebetulan dengan saya...meskipun jenis penyakitnya berbeda namun sama-sama penyakit dalam.
Tahun demi tahun berjalan. Ibu, saya amati di usianya yang sudah sepuh kemudian mengeluarkan cairan terus menerus dari tenggorokannya sehingga harus diludahkan. Jika saya, yang sering setelah aktivitas seharian ada noda flek di celana, juga kadang-kadang hidung tersumbat kemudian dikeluarkan cairan dari tenggorokan untuk diludahkan.. Ada yang mengatakan cairan tersebut dari dalam atau lambung.....Saya kurang tahu persis...yang jelas kami terganggu karena kotoran-kotoran itu terasa bagai terproduksi dalam tubuh dan sewaktu-waktu mengalir keluar.
Ibu kemudian membiasakan puasa rutin tiap bulan antara lain 3 hari tengah bulan. Sedang saya lebih terbiasa dengan puasa Dawud. Kami sama sekali tidak bernaiat apa-apa kecuali beribadah semata-mata. Setelah berjalan berbulan artinya lebih dari 3 bulan...Ibu berhenti mengelarkan cairan dari tenggorokannya,..Saya juga demikian. Meskipun beraktifitas seharian tidak lagi ada noda sedikitpun di celana. Bersih sih sih. Badanpun terasa segar. Namun jika suatu saat agak lama berhari-hari karena sesuatu hal tidak sempat puasa berkesinambungan...kotoran-kotoran itu timbul lagi.
Ketika saya belum menjalankan kedua amalan tersebut di atas hasil lab saya baik kolesterol, asam urat mendekati batas. Kemudian dengan amalan-amalan hanya berniat ibadah itu , kemudian meskipun usia saya semakin bertambah ...ketika sudah bertahun...saya cek lab lagi ...justru hasilnya jauh lebih baik alias normal. Badan saya terasa sehat dan jiwa saya tenang. Mungkin puasa sudah mengeluarkan/membakar sisa kotoran-kotoran, toksin yang tersimpan dalam tubuh hingga bersih tak bersisa..sedangkan sholat malam yang sering saya sambung dengan sholat Isya rekaatnya menjadi 15 rekaat juga merupakan gerakan fisik terus menerus seperti bentuk senam. Secara Ilmiah kami belum bisa menjelaskan proses apa yang telah terjadi dalam tubuh ini.
Masih ada amal ibadah lagi yang ingin saya lakukan namun belum kesampaian...namun tentu ini kembali dimulai dengan niat ibadah semata-mata....Apakah itu...?
Beberapa waktu saya mengamati kesehatan yang terjadi pada saya dan ibu saya. Ibu memiliki riwayat terinfeksi penyakit yang tahapannya membutuhkan perawatan di rumah sakit (opname) berminggu-minggu dan pengobatan selama berbulan-bulan. Demikian juga secara kebetulan dengan saya...meskipun jenis penyakitnya berbeda namun sama-sama penyakit dalam.
Tahun demi tahun berjalan. Ibu, saya amati di usianya yang sudah sepuh kemudian mengeluarkan cairan terus menerus dari tenggorokannya sehingga harus diludahkan. Jika saya, yang sering setelah aktivitas seharian ada noda flek di celana, juga kadang-kadang hidung tersumbat kemudian dikeluarkan cairan dari tenggorokan untuk diludahkan.. Ada yang mengatakan cairan tersebut dari dalam atau lambung.....Saya kurang tahu persis...yang jelas kami terganggu karena kotoran-kotoran itu terasa bagai terproduksi dalam tubuh dan sewaktu-waktu mengalir keluar.
Ibu kemudian membiasakan puasa rutin tiap bulan antara lain 3 hari tengah bulan. Sedang saya lebih terbiasa dengan puasa Dawud. Kami sama sekali tidak bernaiat apa-apa kecuali beribadah semata-mata. Setelah berjalan berbulan artinya lebih dari 3 bulan...Ibu berhenti mengelarkan cairan dari tenggorokannya,..Saya juga demikian. Meskipun beraktifitas seharian tidak lagi ada noda sedikitpun di celana. Bersih sih sih. Badanpun terasa segar. Namun jika suatu saat agak lama berhari-hari karena sesuatu hal tidak sempat puasa berkesinambungan...kotoran-kotoran itu timbul lagi.
Ketika saya belum menjalankan kedua amalan tersebut di atas hasil lab saya baik kolesterol, asam urat mendekati batas. Kemudian dengan amalan-amalan hanya berniat ibadah itu , kemudian meskipun usia saya semakin bertambah ...ketika sudah bertahun...saya cek lab lagi ...justru hasilnya jauh lebih baik alias normal. Badan saya terasa sehat dan jiwa saya tenang. Mungkin puasa sudah mengeluarkan/membakar sisa kotoran-kotoran, toksin yang tersimpan dalam tubuh hingga bersih tak bersisa..sedangkan sholat malam yang sering saya sambung dengan sholat Isya rekaatnya menjadi 15 rekaat juga merupakan gerakan fisik terus menerus seperti bentuk senam. Secara Ilmiah kami belum bisa menjelaskan proses apa yang telah terjadi dalam tubuh ini.
Masih ada amal ibadah lagi yang ingin saya lakukan namun belum kesampaian...namun tentu ini kembali dimulai dengan niat ibadah semata-mata....Apakah itu...?
Sabtu, 22 Agustus 2015
BEST PRACTICE METODE TANYA JAWAB DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Ketika siswa belajar kompetensi baru dan kebetulan untuk mempelajarinya harus menggunakan kompetensi-kompetensi yang pernah dipelajari....maka jika dia lupa ,...dia akan mengalami hambatan,..Lebih tepatnya di tengah-tengah pembelajaran guru jadi harus sering mengingatkan, siswapun merasa tersendat-sendat.
Metode tanya jawab biasa digunakan untuk mengulang kembali pengetahuan maupun kompetensi yang sudah pernah dipelajari. Matematika sebagai sistem deduktif dalam pembelajarannya sering menggunakan pengalaman belajar yang telah lalu untuk mempelajari kompetensi baru. Metode tanya jawab sangat tepat digunakan untuk mengingat kompetensi yang telah dipelajari untuk memudahkan mempelajari kompetensi baru berikutnya.
Agar semua siswa aktif, tidak bosan maka metode tanya jawab bisa disajikan secara menarik . Dan hasilnya adalah respon siswa begitu luar biasa ketika melaksanakan pembelajaran dengan metode tanya jawab ini. Mau tahu seperti apa ....
Langkah-langkah :
Perencanaan : Analisa materi prasyarat kompetensi baru yang akan dijadikan topik tanya jawab
Menyusun materi prasyarat dikembangkan menjadi item-item pertanyaan
Pelaksanaan : - Sampaikan topik tanya jawab
- Lakukan tanya jawab klasikal ( jika diperlukan )
- Sampaikan aturan tanya jawab sbb :
1. Siswa dibagi kelompok menurut banjar ke belakang ( biasanya ada 4 banjar / kelompok)
2. Tulis tempat skor kelompok 1,2,3,4 di papan tulis
3. Aturan penskoran : Benar 100, Salah -5, tidak menjawab -50
4. Satu kelompok harus menyepakati jawaban yang sama
- Action
5. Guru menyampaikan pertanyaan
6. Siswa diberi waktu berpikir / berdiskusi kelompok
7. Guru menunjuk siswa
8. Siswa menjawab
9. Guru memberi kesempatan untuk meyakinkan siswa akan jawabannya
Catatan :
1. Pertanyaan bisa diulang secara acak
2. Perhitungkan sehingga setiap kelompok mendapat sejumlah kesempatan yang sama untuk ditunjuk
menjawab.
3. Jika siswa-siswa cenderung menjawab sendiri, potonglah dan doronglah untuk berdiskusi minta pertimbangan kelompoknya meskipun jawabannya sudah benar jangan mengkonfirmasi dulu.
Tahukah anda bahwa ada dasar teori penerapan metode tanya jawab di atas.
Jawaban yang tidak segera dikonfirmasi hal yang bisa membuat siswa memberi perhatian spontan. Psikologi Pendidikan menyatakan perhatian spontan sangat baik, lebih tahan lama daripada perhatian yang disengaja atau dikondisikan.
Ada bagian dari Model pembelajaran TGT Team Games Tournament yang sudah dimasukkan ke Metode Tanya Jawab ini. Yaitu pembentukan team (hanya saja jumlah anggota satu kelompok jauh lebih banyak karena siswa yang berpotensi minim ) dan pemberian skor kelompok sebagai pengakuan.
Metode tanya jawab biasa digunakan untuk mengulang kembali pengetahuan maupun kompetensi yang sudah pernah dipelajari. Matematika sebagai sistem deduktif dalam pembelajarannya sering menggunakan pengalaman belajar yang telah lalu untuk mempelajari kompetensi baru. Metode tanya jawab sangat tepat digunakan untuk mengingat kompetensi yang telah dipelajari untuk memudahkan mempelajari kompetensi baru berikutnya.
Agar semua siswa aktif, tidak bosan maka metode tanya jawab bisa disajikan secara menarik . Dan hasilnya adalah respon siswa begitu luar biasa ketika melaksanakan pembelajaran dengan metode tanya jawab ini. Mau tahu seperti apa ....
Langkah-langkah :
Perencanaan : Analisa materi prasyarat kompetensi baru yang akan dijadikan topik tanya jawab
Menyusun materi prasyarat dikembangkan menjadi item-item pertanyaan
Pelaksanaan : - Sampaikan topik tanya jawab
- Lakukan tanya jawab klasikal ( jika diperlukan )
- Sampaikan aturan tanya jawab sbb :
1. Siswa dibagi kelompok menurut banjar ke belakang ( biasanya ada 4 banjar / kelompok)
2. Tulis tempat skor kelompok 1,2,3,4 di papan tulis
3. Aturan penskoran : Benar 100, Salah -5, tidak menjawab -50
4. Satu kelompok harus menyepakati jawaban yang sama
- Action
5. Guru menyampaikan pertanyaan
6. Siswa diberi waktu berpikir / berdiskusi kelompok
7. Guru menunjuk siswa
8. Siswa menjawab
9. Guru memberi kesempatan untuk meyakinkan siswa akan jawabannya
10.Jawaban benar atau salah tidak langsung dikonfirmasi guru benar atau salah. Mintalah pendapat kelompoknya. (semua anggota kelompok akan ikut
berfikir dan berinteraksi,berdiskusi,berargumen karena harus juga
memutuskan setuju atau tidak secara bulat sedangkan mereka sebenarnya
awalnya memiliki pendapat yang bisa jadi berbeda-beda ada yang salah ada
yang benar.Kelompok lain akan ikut sibuk juga berdiskusi tanpa dikomando )
11.Guru memberi kesempatan kelompok lain mengemukakan jawaban lain atau sama
12.Guru mengkonfirmasi jawaban yang benar dan memberi skor kelompokCatatan :
1. Pertanyaan bisa diulang secara acak
2. Perhitungkan sehingga setiap kelompok mendapat sejumlah kesempatan yang sama untuk ditunjuk
menjawab.
3. Jika siswa-siswa cenderung menjawab sendiri, potonglah dan doronglah untuk berdiskusi minta pertimbangan kelompoknya meskipun jawabannya sudah benar jangan mengkonfirmasi dulu.
Tahukah anda bahwa ada dasar teori penerapan metode tanya jawab di atas.
Jawaban yang tidak segera dikonfirmasi hal yang bisa membuat siswa memberi perhatian spontan. Psikologi Pendidikan menyatakan perhatian spontan sangat baik, lebih tahan lama daripada perhatian yang disengaja atau dikondisikan.
Ada bagian dari Model pembelajaran TGT Team Games Tournament yang sudah dimasukkan ke Metode Tanya Jawab ini. Yaitu pembentukan team (hanya saja jumlah anggota satu kelompok jauh lebih banyak karena siswa yang berpotensi minim ) dan pemberian skor kelompok sebagai pengakuan.
Langganan:
Postingan (Atom)